Posts

Showing posts from March, 2019

Memperjuangkan

Image
Terima kasih untuk pernah ada. Karenamu, setidaknya aku pernah merasakan manisnya memperjuangkan
Biar kuberi tahu lebih dulu. Penghujung sajak ini tak ditutup dengan senoktah titik, melainkan hela nafas yang panjang, atas pemahaman yang belum utuh, atas kesadaran yang baru separuh. Tapi aku berjanji cepat atau lambat kerelaan itu akan tumbuh.
Dulu aku melihatmu sebagai secuil harapan yang hendak mendikte waktu untuk menggiring kita pada sebuah pertemuan. Kamu adalah prasangka baik yang membuatku mengangankan dan menginginkan masa depan. Aku bersama keluguanku bekerjasama untuk meraihnya.
Kamu pernah menjadi alasan atas iktikadku untuk membawa diri yang dipantaskan. Kamu pernah menjadi maksud atas ikhtiarku mengejar pribadi yang dielokkan. Denganmu, aku ingin menjadi lebih dari sekadar pilihan sepadan.
Bagaimana tidak, namamu adalah anggukan yang membuatku tersipu. Kabarmu mendefinisikan pagi dan keberadaanmu merasionalkan pergantian hari. Dari sekian perangai anggun, senyummu bersambut do…