Posts

Showing posts from December, 2017

Sapa

Image
Di ujung kata-kata yang telah disusun bersama, kita bingung menyematkan titik atau koma. Sementara masing-masing masih menyimpan tanda tanya.
Kita dara muda, yang bermain-main dengan rasa percaya. Tak memahami bahwa ada konsekuensi dari condongnya hati.
Harapan itu telah dilontarkan terlalu tinggi, sementara aku tak belajar bersahabat dengan langit. Kita terbang terlalu nyaman, tak sadar bahwa selain hembus, angin juga membawa hempas.
Di hari kita berbagi senja, kita berbisik agar tak ada yang benar-benar tenggelam. Namun perputaran bumi membawa cerita kita ke warna langit yang lain. 
Mentari esok hari menjanjikan kehangatan baru, namun barangkali kita terlalu takut lewati gelap malam.
***
Ke dalam sungai Siak, yang mereka bilang bukit pun tertelan, kucoba tenggelamkan perasaan itu dalam-dalam.Sekaligus ingin kuuji sebuah nasihat bijak, bahwa hati yang ringan akan mengapung tuk kemudian mencari muaranya.
Batin menggunyam diksi, jiwa menyulam aksara. Padahal aku hanya ingin menyapa.
Adakah di…

Memeluk Rindu

Image
Barangkali khilaf membawaku lupa bahwa Tuhan yang memainkan lakon semua bidak. Intervensi manusiawi tak bisa menyangkal bahwa Ia sang pembolak-balik hati. Maka ke mana lagi mesti pergi kalau bukan kembali.
Sepertinya ilusi menyeretku pada gawal bahwa aku mampu berbuat sesuatu. Sementara semesta kejadian telah digoreskan pada kitab yang terpelihara. Aku tersesat pada peta dengan legenda yang salah terbaca.
Pergi sejatinya bukan soal tergesa beranjak, apalagi berlari. Ketenangan diri didapat penerimaan atas ketidakmengertian pada keadilan langit.
Sembari menghela nafas, sisipkan perjalanan dengan prasangka baik-Nya. Tapak melangkah terbuka dari cara menekuk lutut dan mendekap subuh.
Aku lelah dengan kebingungan mencari arah. Di antara wajah dan tempat berpasrah, kuharap bertemu pengertian dari tanya yang sedari dulu kudesah.
Sedekap lengan di ulu hati, harap dipanjat enggan dinanti.
Tersungkur kening di sudut sujud, biarlah sampai niat dimaksud.
Teriring air menyejuk dagu, beginilah aku memel…