Posts

Showing posts from March, 2016

Pergerakan Mahasiswa dan Disruptive Innovation

Pemerintah sering kali dijadikan kambing hitam atas masalah yang ada di masyarakat. Sayangnya, dengan anggaran, personel, dan waktu yang terbatas, pemerintah memiliki prioritas tersendiri yang telah diagendakan. 

Hal ini pada akhirnya menyisakan celah-celah masalah yang belum tertangani. Karenanya dibutuhkan pihakpihak lebih efisien untuk mengisi kekosongan ini. Lagipula pada dasarnya bukan hanya pemerintah yang semestinya bertanggung jawab menjaga wilayahnya. 

Sejak jatuhnya rezim Orde Baru, mahasiswa kerap digadang- gadang sebagai agen perubahan dan kontrol sosial. Namun sudah bukan zamannya lagi frase ini diejawantahkan dalam aksi turun ke jalan dan melempar hujatan kepada pemerintah. Protes tanpa dasar hanya akan membuat kebisingan tanpa terselesaikannya akar permasalahan. Untungnya mulai tampak tren yang menggeser pergerakan mahasiswa dari jalan ke lapangan. Salah satu bentuk pergerakan ini dituangkan dalam wadah socio-entrepreneurship

Para mahasiswa berinovasi untuk berkontribusi…

Cinta, Takut, dan Harap

Image
Adakah cinta dalam takbirmu? Sehingga kau dirikan badan tanpa paksaan. Kenapa pula harus terjaga, saat kelopak mata mengerut manja. Saat bumi terselimut malam, tangismu pupus ditelan kegelapan. Lantas cahaya apa yang sedang kau nantikan?
Bila yang kau hamparkan di atas sajadah adalah cinta, pastikan jejak yang kau ikuti adalah jalan sang penuntun. Sebab ia akan membawamu pada pintu kasih dan ampun.
Adakah takut dalam rukukmu? Sehingga kau tundukkan kepala bukan karena rutinitas belaka. Sadarkah kita akan keagungan zat yang maha kuasa. Sementara kita tak lebih dari bonggol rakus dari setitik yang hina. Lantas apa yang bisa dibusungkan?
Telah sampaikah kesadaran, bahwa tak sejengkal pun gerak kita terlewat tanpa diawasi. Bagaimana pula menutup noda yang bak jamur di musim hujan. Kaki dan tangan bersaksi, apakah kita simpuh tersungkur di hadapan-Nya atau tersingkir dari ridha-Nya.
Adakah harap dalam sujudmu? Sehingga kau pasrah dalam jeda tuma’ninah. Tak perlu bertanya apakah pantas beranga…

Mencarimu

Image
Di suatu tempat yang jauh aku mencarimu. Mekipun tak kuketahui tempat itu, aku telah bertekat untuk mencarimu.
Ini bukan soal di mana. Karena aku yakin akan menemukanmu. Entah itu di pinggir bengawan, di balik rumbun ilalang, atau di antara cabang pematang. Aku terus mencari walau tak mungkin kau berada di situ.
Lelah ku menahan luka. Tapi barangkali itu yang pantas kuterima. Kusia-siakan segala yang telah kita bangun dengan canda dan tawa. Dan selama ini aku hanya berharap bisa kembali pada saat kita masih bersama.
Percayalah, aku tak ingin hari itu berganti, dari detik-detik yang kau gunakan untuk merekahkan senyum, dari sekelibat tatapan yang membuat wajahku marun, dari degup gugup yang entah bagaimana harus kutimbun.
Melalui jejak-jejak buram yang kau tinggalkan, aku terus menulusuri. Barangkali akan berujung di himpitan gedung perkotaan, di jajaran bangku terminal, atau di sepanjang jalan setapak menuju sekolah kita dulu. Aku terus mencari walau itu bukan tempat persembunyian.
Saat ak…

Kelambu Mendung

Image
Kepada langit yang enggan sumringah belakangan ini, haruskah aku sendiri yang meniti tangga ke atas sana untuk menyibak kelambu mendung itu?
Sebab kau curi mentariku dari pangkuan ufuk timur. Padahal ia yang biasa menyapaku hangat. Agar tak ada lagi sesak rindu yang datang bersama angin subuh. Haruskah aku tenggelam dalam sengguk perasaan sepanjang hari?
Sebab kau curi pagiku bersama juntaian kaki di kursi manja. Padahal ini secuil kemewahan yang bisa kunikmati bersama secangkir kopi. Entah apa pula yang kaububuhkan, lidahku mengecap pahit lebih dari biasanya. 
Sebab kau curi senyum gadis dari penantian panjang mataku di sudut jendela. Padahal ialah kilau yang bisa kukagumi di balik kekerdilanku. Tak ada penyepuh keceriaan hari yang lebih baik dari lengkung manis itu.
Kembalikan langitku. Kembalikan cahayaku. Kembalikan embun yang menjuntai angggun di ujung daun. Bukan terpaksa jatuh karna rintik yang memberatkan.


kapuk, 4/3/2016 

gambar dari sini