4th USLS #7: Senyum Perpisahan

6 Agustus 2013

Ini adalah hari terakhir rangkaian kegiatan 4th University Scholar Leadership Symposium. Selalu ada perpisahan setelah pertemuan. Ketika kita bertemu seseorang, berarti di situlah awal kita memanifestasikan diri pada ujung perpisahan. Ah, tapi bagaimanapun juga perpisahanlah yang mempuat jumpa lagi lebih indah.

Tentu ini bukan pentas drama, tapi yang saya saksikan di sesi pertama itu bukan seorang speaker yang sedang presentasi, melainkan seorang wanita yang mengerang kesakitan. Ia megangi perutnya yang besar seakan hendak melahirkan.  Tangannya mengayun-ayun meminta bantuan pembawa acara, sementara erangannya semakin keras. Beberapa saat kemudian perut itu kempes setelah mengeluarkan isinya. Wanita itu tersenyum menimang-nimang bayi  yang baru lahir itu.

Setelah menaruh boneka peraga tersebut ia mengambil mic dan mulai berbicara di atas panggung. Wanita tersebut adalah seorang peraih CNN hero of the year 2011, Ibu Robin Lim dari Bali, Indonesia.  Dia seorang bidan yang menolong masyarakat yang kurang mampu. Ia percaya bahwa kasih sayang dan keyakinan orang tua jauh lebih penting dalam kelahiran bayi dibanding teknologi mutakhir sekalipun.













Setiap kali menonton video penganugrahan CNN Hero saya merasa terenyuh. Di tengah runyamnya konflik  dan berbagai permasalahan, ternyata dunia masih punya orang yang baik yang rela mendedikasikan diri. Saya yakin sekian orang yang pernah maju di panggung itu sama sekali tak pernah mengharapkan piagam berbentuk balok itu.  Urusan pribadi mungkin menjadi prioritas kesekian setelah mereka selesai memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

Camera 3602695605

Pembicara kedua adalah seorang yang berasal dari india, Simerjeet Singh. Dia adalah seorang motivator ulung yang telah memberikan training di berbagai perusahaan multinasional. Ada tiga hal utama yang dia sampaikan. Saya mengutip beberapa hal yang ia sampaikan

Unleash your Imagination!
"We don’t see the world as it is. We see the world as we are"

Discover your Strengeths!
"Being good in something is not good enough reason to make it your profession unless you love it"

Execute!
"Ideas are useless unless it is used....... The man who moved a mountain was the one who began carrying away small rock"

Pemenang telah diumumkan, hadiah telah diberikan, lalu semburan kembang api memeriahkan penutupan acara, tapi para peserta masih belum mau beranjak dari reception hall PICC. Ruangan dipenuhi kelap-kelip blitz kamera yang mengabadikan momen istimewa ini. Ratusan senyum terkembang menghadap lensa, meskipun mereka tahu senyum itu untuk menutupi sedihnya perpisahan setelah ini. Para delegasi Indonesia pun tak mau kalah. Kami berfoto dengan sang saka merah putih yang selama ini menjadi pajangan di depan.

1017299_10200614826789940_432669441_n

Di hari terakhir ini saya menghabiskan kartu nama yang sudah saya siapkan dari Indonesia. Saya berharap apa yang di mulai di Manila ini tidak selesai di hari ini saja. Suatu saat kami harus saling terhubung untuk berbuat sesuatu. Seperti yang disampaikan Bam Aqiono di awal acara, connecting connected generation. Sangat disayangkan bila kesempatan mendapatkan jaringan internasional ini dilewatkan begitu saja. Bicara soal kartu nama, banyak tanggapan bagus mengenai kartu nama saya, “That’s cool, bro! You’re so creative”

backfront

Comments

Popular posts from this blog

Memperjuangkan

Luka

Rembulan Malam Ini