Posts

Showing posts from August, 2013

4th USLS #10: Sampai Jumpa... Paalam na

Image
9 agustus 2013

Saya bangun perlahan dari tidur. Di luar masih gelap, tapi semua lampu dalam kontrakan telah menyala. Segera saya mengambil wudhu dan shalat subuh. Bang Reja telah lebih dulu bangun, bahkan hidangan sarapan sudah ia siapkan. Nasi goreng khas rasa mahasiswa. Pokoke maknyus

Belum tampak seluruh badan mentari, kami sudah berangkat ke KBRI. Karena LRT belum beroprasi kami menggunakan jeepney lalu diteruskan dengan bus. KBRI masih sepi. Hanya beberapa orang yang sedang menyiapkan lokasi shalat Ied di Lapangan parkir belakang. Kami pun membantu menggelar alas dan sajadah. Beberapa saat kemudian orang-orang ramai berdatangan. Pekik takbir pun semakin ramai. Setidaknya saat itu saya merasa berada di tempat yang sama sekali tak asing.



Tepat pukul 7 shalat ied di mulai dengan 7 takbir. Saya tak tahu siapa, tapi yang menjadi imam adalah orang Indonesia. Sementara yang menjadi khatib adalah seorang muslim keturunan Afrika. Ia menggunakan campuran bahasa inggris dan arab dalam khutbahn…

4th USLS #9: Kumandang Takbir

Image
8 agustus 2013
"Allahu akbar... Allahu akbar... Allahu akbar... Laa ilaha illallahu Allahu akbar. Allahu akbar walillahilham."
Gemuruh takbir berkumandang. Puji untuk-Nya menggema dari segala penjuru.  Sepoi angin membelai permadani yang digelar di lapangan. Orang-orang beramai-ramai datang membawa senyum sumringah khas kemenangan. Mereka akan mendirikan sunnah setahun sekali ini di tempat ini. Matahari mengintip malu di ufuk timur, seakan ingin tahu keramaian pagi itu. Sayangnya itu terjadi kampung halaman saya, Indonesia, tidak di sini. Sementara itu saya terduduk di balkon sambil membayangkan suasana Idul Fitri di rumah.
***
Berbeda dengan kebanyakan negara, pemerintah Filipina menetapkan hari raya Idul Fitri pada tanggal 9 Agustus 2013, lebih telat sehari. KBRI yang biasanya menyelenggarakan shalat Ied kantor kedutaan pun mengikuti intruksi pemerintah. Meskipun demikian, beberapa kelompok muslim di Green Hill dan Quiapo telah melaksanakan shalat Ied tanggal 8. Karena berada …

4th USLS #8: Menjelajah Intramuros

Image
7 agustus 2013

Sebelum fajar menyingsing teman-teman saya sudah meninggalkan hotel. Kebanyakan mengambil jadwal pagi agar bisa cepat kembali ke tanah air. Bagaimana tidak, besoknya adalah hari raya Idul Fitri, momen paling pas untuk kumpul bersama keluarga. Satu-persatu melepas kepergian mereka, saya hanya bisa melambai-lambai dan mengucapkan salam perpisahan. Semoga kita bertemu lagi kawan.

Rangkaian acara 4th University Scholar Leadership Symposium memang sudah selasai. Tetapi saya masih akan tinggal 2 hari lagi di Manila. Bukannya saya tidak ingin kembali pulang dan berjumpa keluarga, tapi saya ingin merasakan bagaimana merayakan Idul Fitri di tempat asing. Beruntung ada dua teman yang menemani, mas Idho dan mas Restu. Mereka berdua baru akan balik tgl 8 Agustus.

Sangat bersyukur kami bisa nebeng di rumah bang Reja Dalimunthe, presiden PPI Filipina. Selepas dhuhur kami langsung ke kontrakannya. Beruntung kontraknnya tak jauh, hanya beberapa blok dari Eurotel. Sesampai di sana kami reb…

4th USLS #7: Senyum Perpisahan

Image
6 Agustus 2013

Ini adalah hari terakhir rangkaian kegiatan 4th University Scholar Leadership Symposium. Selalu ada perpisahan setelah pertemuan. Ketika kita bertemu seseorang, berarti di situlah awal kita memanifestasikan diri pada ujung perpisahan. Ah, tapi bagaimanapun juga perpisahanlah yang mempuat jumpa lagi lebih indah.

Tentu ini bukan pentas drama, tapi yang saya saksikan di sesi pertama itu bukan seorang speaker yang sedang presentasi, melainkan seorang wanita yang mengerang kesakitan. Ia megangi perutnya yang besar seakan hendak melahirkan.  Tangannya mengayun-ayun meminta bantuan pembawa acara, sementara erangannya semakin keras. Beberapa saat kemudian perut itu kempes setelah mengeluarkan isinya. Wanita itu tersenyum menimang-nimang bayi  yang baru lahir itu.

Setelah menaruh boneka peraga tersebut ia mengambil mic dan mulai berbicara di atas panggung. Wanita tersebut adalah seorang peraih CNN hero of the year 2011, Ibu Robin Lim dari Bali, Indonesia.  Dia seorang bidan yang me…

4th USLS #6: Separuh Jalan

5 agustus 2013

5 hari sudah perjalanan saya lewati. Separuh jalan menanti untuk diarungi. Tak boleh menyianyiakan kesempatan yang jarang terjadi. Sekarang atau tidak sama sekali.
***
Saya sedikit kecewa dengan acara sesi pertama. Di jadwal tertulis plenary discussion – terbagi  menjadi tiga ruang yang dipandu tiga pembicara berbeda. Para delegasi bisa memilih mengikuti diskusi dengan Lloyd Luna, Meri Riana, atau Fernando. Saya yang dari awal ingin bertemu dengan Mery Riana harus menelan ludah karena ia tak dapat hadir. Terpaksa saya harus mendengarkan pembicaraan motivator Lloyd Luna yang sedikit nyleneh.


Beuntung sesi kedua para delegasi bisa mendengar kisah inspirasional dari seseorang yang telah mendedikasikan hidupnya untuk anak-anak. Adalah Puspha Basnet seorang wanita yang dianugrahi CNN Hero of the yea 2012. Dia merupakan pendiri Early Childhood Development Center, lembaga non-profit yang fokus pada perlindungan anak di Kathmandu, Nepal.
"It's not fair for (these) children …

4th USLS #5: Gemuruh Suara di Baseco

Image
4 agustus 2013

Alih-alih menggunakan pepatah awiting trisno jalanan saka kulino, mungkin lebih tepat jka berpijak pada teori deminishing of marginal utility. Karena tak ada variasi apapun, makan sahur dengan menu yang sama membuat saya bosan. Tapi tak ada pilihan lain. Saya harus menyiapkan banyak tenaga untuk aktivitas lapangan hari ini. Beruntung malam sebelumnya saya membeli mie instan di mini market sebagai lauk tambahan. Setidaknya mie yang diimpor dari Indonesia ini memiliki rasa yang saya kenal. Rasa mahasiswa. IYKWIM.

Khusus hari ini para delegasi tidak berkumpul di PICC. Kami dipecah dan diantar ke-tiga destinasi yang berbeda. Para penghuni Eurotel berbondong-bondong pergi ke Baseco, semacam slum area yang sangat luas di Manila. Kondisi Baseco sangat memperihatinkan; kumuh, sesak, bau, kotor, dicampur jadi satu. Sangat jauh berbeda dengan pusat kota yang sebenarnya hanya 20 menit dari situ. Gedung perkantoran, hotel, dan mall seakan enggan menoleh ke kawasan ini. Ketimpangan pe…

4th USLS #4: Menjadi Pinoy

Image
3 agustus 2013

Sebelum sahur saya sempatkaan beberapa rakaat terlebih dahulu. Sayang jika 10 hari terakhir ramadhan ini dibiarkan begitu saja. Ngantuk? Pasti. Tapi mau tak mau harus memaksakan diri jika tak mau kembali bergulung di kasur. Bukan berarti harus keluar dari zona nyaman, tapi menyamankan diri dengan zona luar.

Masih sahur dengan lauk yang sama; sereal, telor, salad dan roti. Entah kenapa jadi teringat masakan ibu di rumah. Mungkin karena lidah pribumi, saya jauh lebih menikmati masakan tanah air ketimbang di negara manapun (belum kemana-mana sih sebenarnya).

Bicara soal makanan, para delegasi muslim tidak bisa mengikuti sesi break lunch karena puasa. Dan panitia tidak memfasilitasi pembungkusan. Belajar dari pengalaman sebelumnya, saya sengaja membawa box makanan kosong. Sangat disayangkan bila tak bisa mencincipi masakan Filipina. Setelah shalat dhuhur saya menemui seorang pelayan untuk minta dibungkuskan. Awalnya sedikit malu-malu, tapi dengan mental perut mahasiswa, saya b…

4th USLS #3: Lakukan Sekarang!

Image
2 agustus 2013

Saya bangun pukul empat pagi untuk sahur. Alhamdulillah panitia menyediakan sahur bagi para delegasi muslim. Walalupun memang menunya lebih sederhana ketimbang sarapan pagi. Sambil menikmati sereal dan roti sandwich telor, saya berkenalan dengan teman-teman dari malaysia. Dari negara-negara asia pasifik, Malaysia paling banyak mengirimkan rombongannya.

Pukul 8.30 kami berangkat menuju Philipinnes International Convention Center. Bangunan yang sering digunakan berbagai kegiatan internasional ini sangat keren. Dindingnya berwarna abu-abu batu, menonjolkan gaya klasik namun tetap megah dan berkelas. Sementara itu para delegasi sibuk memotret sana-sini - memamerkan pakaian adat masing-masing negara.





Saya sendiri memakai beskap khas Jawa Timur, tentunya dilengkapi dengan blangkon, benik dinar, dan sewek batik. Pakaian adat Jawa Timur melambangkan ketegasan dan kesederhanaan kebudayaan Jawa Timur, berbeda dengan Jawa Tengah yang menonjolkan unsur kesopanan. Pakaian adat ini dise…

4th USLS #2: Mabuhay!

Image
1 agustus 2013

Sepertinya saya terlalu berlebihan dalam berkepektasi. Ninoy Aquino International Airport masih butuh banyak perbaikan bila ingin menyaingi bandara sekelas Sukarno-Hatta ataupun Kualanamu. Saya tidak berhasil menemukan rumah makan untuk sahur. Terpaksa saya harus puas dengan seteguk air yang tersisa di botol minum. Saya juga harus menggelar sajadah sendiri di ujung koridor untuk shalat subuh. Satpam yang saya tanyai mengatakan hanya ada chapel di sana, tak tersedia mushalla.



Di bandara tersebut saya bertemu dengan salah satu delegasi Indonesia yang berasal dari Bandung. Cukup panggil dia Didin. Beberapa saat setelahnya itu kami bertemu Ghofur, dan Rifky, juga teman sealmamater yang juga menjadi koordinator delegasi Indonesia, Ricky Marpaung. Pukul 11.00 kami bertolak menuju hotel dengan bus yang telah disediakan panitia. Setelah berbincang-bincang saya baru tahu bahwa mereka sebelumnya juga transit di singapura.

Sebagian besar delegasi Indonesia tinggal di Eurotel, Pedro G…