Posts

Showing posts from May, 2013

Faktor X

Image
Rasa humanis kini seakan menjadi frase utopis. Manusia berubah semakin oportunis. Perkembangan teknologi boleh semakin maju, tapi sisi kemanusiaan terjerumus pilu.  Perbudakan yang semestinya menjadi bagian sejarah kelam, kini kembali terulang menjadi berita suram. Tenaga kerja sebagai salah satu faktor produksi justru menjadi objek eksploitasi.

Belakangan ini berita tidak sedap tercium dari Tangerang. Sebuah pabrik panci mempekerjakan buruhnya seperti budak. Mereka dipaksa bekerja dari dini hari hingga tengah malam. Bahkan untuk beribadah ataupun mandi pun mereka tidak diperbolehkan. Para buruh juga ditempatkan di tempat tidak layak berupa ruang tertutup 8 x 6 meter, tanpa ranjang tidur, hanya ada alas tikar, kondisi pengap, lembab, gelap, terdapat fasilitas kamar mandi yang jorok dan tidak terawat. Pabrik liar ini tidak mengantongi izin industri dari Dinas Tenaga Kerja Kota Tangerang.

Tenaga kerja adalah salah satu dari empat faktor produksi selain tanah, modal, dan kewirausahaan. Kee…

APSIA #5: Sataninc Finance

Image
Satanic Finance | Riawan Amin | Celestial Publishing | 150 pages

After reading Celestial Management, I looked for another Riawan Amin’s book. I got Satanic Finance on UI Book Fair declared by Salam UI.

“The most important thing in this life, is not this life” that is the first quote said on the preface pages. In Riawan Amin’s opinion, life in this world doesn’t mean everything. The real life will start after exhaling the last breath. Therefore, all aspects of life should be oriented to reach His rido, without the exception of economy and finance aspect. This book learn how to face financial economy as a supporter on chasing the most important of life.

Comparing with another non-fiction books, Satanic Finance has unique way to bring finance as interesting to discuss about. The scientific explanation is told using narrative approach. The point of view is taken from satans as the carrier of world finance conspiracy. The book discussed world finance system using analogy of a life in two isla…

Menebar Inspirasi

Image
400, bukan. 700,lewat. 1000, lebih. Ah, entahlah. Tak perlu kuhitung dengan jeli untuk menyimpulkan bahwa balairung UI malam ini begitu ramai. Sunyi malam seketika sirna karena kemeriahan  acara penganugerahan Mahasiswa Berprestasi (Mapres) UI 2013.

Merah, jingga, biru, abu-abu, dan berbagai corak warna lainnya memenuhi setiap sela ruangan. Para suporter mendukung perwakilan calon Mapres UI 2013 dari fakultas masing-masing.  Spanduk terpasang, bendera berkibar, yel-yel pun saling bersahutan. Belum sampai di telingaku sendiri, teriakanku sudah tertelan gemuruh dukungan suporter.

Para calon penerima penghargaan duduk manis di tempat yang telah disediakan. Sesekali mereka berdiri menyalami kenalan atau sekedar melambaikan tangan pada para suporter. Mereka bertiga belas adalah perwakilan mahasiswa terbaik dari fakultas masing-masing. Dengan segudang prestasi dan kontribusi, mereka telah melalui berbagai tahap penyeleksian yang ketat. Seribu lebih pasang mata menjadi saksi siapa yang akan me…